Watch Movie Online, Music, Software, Windows, Etc

April 2014


Tidak mau menyerah. Ferdi yang berniat supaya Vinda, mantan kekasihnya, sanggup menjalin cinta lagi sama dirinya, rela bersusah payah cari lohan yang mempunyai tanda huruf V yang ada di badan ikan itu. Lohan itu bakal diberikan jadi kado buat Vinda yang baru saja kembali menuju Jakarta.
Sesudah mencari di beberapa tempat, Ferdi pun berjumpa dengan Lela, anak juragan lele, yang menyanggupi membantu cari lohan. Selama mencari lohan itu, Ferdi sama Lela sempat bersitegang , lebih lagi Lela sempat membuat Ferdi alergi lantaran makan steak lele buatan ibunda Lela.
Waktu berlalu, dikarenakan seringnya bersama, Lela pun jatuh hati terhadap Ferdi. Sayang, cinta Lela bertepuk sebelah tangan dikarenakan Ferdi akhirnya jadian sama Vinda. Akan tetapi bersamaan berjalannya waktu, cinta Ferdi tiba-tiba menghampiri Lela.

Rara (Dwi Tasya), 8 tahun, sangat ingin punya jendela di rumahnya yang kecil berdinding tripleks bekas di sebuah perkampungan kumuh tempat para pemulung tinggal di Menteng Pulo, Jakarta. Si Mbok (Ingrid Widjanarko), nenek Rara yang sakit-sakitan dan ayahnya Raga (Rafi Ahmad) yang berjualan ikan hias dan tukang sol sepatu, tidak cukup punya uang untuk membuat atau membeli bahkan hanya selembar daun jendela dan kusennya. Rara juga punya Bude, Asih (Yuni Shara). Bersama teman-temannya sesama anak pemulung, sebelum ngamen atau ngojek payung jika hari sedang hujan, Rara bersekolah khusus untuk anak jalanan. Bu Alya (Varissa Camelia) satu-satunya pengajar sukarelawan yang membimbing dan membina anak-anak pemulung tersebut. Di perumahan mewah Jakarta, Aldo (Emir Mahira), 11 tahun, yang sedikit terbelakang, merindukan seorang teman di tengah keluarganya yang sibuk dengan urusannya masing-masing. Ia anak bungsu dari pengusaha sukses, Pak Syahri (Aswin Fabanyo) dan Nyonya Ratna (Alicia Djohar). Kehadiran Nek Aisyah (Aty Cancer),

Sang Murabbi adalah film biografi tahun 2008 yang menceritakan kehidupan Almarhum KH Rahmat Abdullah (1953-2005). Film ini disutradarai oleh Zul Ardhia. Di sepanjang film, banyak dijumpai dokumentasi tentang Rahmat Abdullah, sementara di akhir film, terdapat testimonial dari KH Hilmi Aminuddin (Ketua Majelis Syuro PKS), Tifatul Sembiring (Presiden PKS), dan DR Hidayat Nur Wahid (Ketua MPR RI). Dua lagu soundtrack film ini dibawakan oleh kelompok Nasyid Izzatul Islam, yakni Sang Murobbi dan Doa Robitoh.

FTV SCTV sewangi hati tukang sampah ini sedikit pelajaran yang akan di sampaikan, sedikit tidak buang sampah di tempat sampah. Lewat penampilan Poppy Bunga dan Irwansyah ini ada beberapa hal yang dapat diambil. Poppy Bunga kali ini memerankan seorang cewek dimana dia sangat peduli dengan lingkungan. Selain membutuhkan dana untuk obsesinya buat jadi penulis novel dan juga kuliah lepas, dia juga bisa menyalurkan hasratnya sebagai pecinta lingkungan dengan bekerja sebagai tukang bersih bersih atau tukang sapu.
Irwansyah yang memang seorang anak kaya, tanpa sengaja tertubruk gerobak sambah, dan dari stu mereka kenalan. Bukannya gengsi , dia malah menyukai sang cewek tukang sampah tersebut. Hingga suatu saat novel yang di tulis bakal di terbitkan serta dia dapat kuliah.

Nurhayati (Soraya Perucha) adalah seorang Ibu dengan empat anaknya, Asih(Wenty Anggraini), Ega (Mega Fitricia), Sakti(Sakti Harmukti) dan Ari(Yan Cherry). Suaminya (Deddy Mizwar ) telah meninggal ketika kecelakaan saat bekerja. Merasa beban hidup kian berat akhirnya Nur pindah ke rumah orang tuanya di kampung. Keadaan dan suasana di kampung cukup indah, akan tetapi rumah orangtuanya ternyata dijual oleh kakak Nur . Adi (Piet Pagau) adalah kakak Nur yang menikah dengan seorang kaya, akan tetapi perilaku Adi yang merasa kaya akhirnya berbuat sewenang-wenang dengan menjual rumah orang tuanya dimana Nur dan anak-anaknya tinggal.

Setelah beberapa hari di kampung, akhirnya Nur kembali ke Jakarta bersama Ega kerumah Pak Dhe dan bertemu dengan tante Leila , Pak Dhe adalah teman dari suami Nur. Sesampai di Jakarta, Nur bertemu dengan lela yang langsung diantar ke dokter. Nur sendiri sudah tahu kalau dia sudah tidak berumur panjang lagi karena ia harus jangkok jantung dan paru-paru sekaligus. Akhirnya Lela menawarkan diri untuk mengasuh Ega anaknya. Akan tetapi maksud ini di tentang habis olah ayahnya.

Randy (Hardy Hartono) dan Alexa (Masayu Anastasia) akan menikah. Untuk menyambut hari bahagia itu, mereka mengajak teman – teman terdekatnya pergi berlibur. Mereka adalah Billy (Gabriel Tabalujan), Kinar (Lolita Putri) dan Rosa (Adelia Rasya). Merekapun pergi berlibur ke pantai selatan di kawasan Jawa Barat.
Sesampainya di pantai, Kinar, Rosa dan Billy langsung menghabiskan waktu hingga hari menjelang malam. Ketika mereka bersiap-siap pulang ke hotel tiba-tiba mobil mereka mogok. Jarak ke hotel cukup jauh dan tidak ada kendaraan umum. Akhirnya tidak ada pilihan bagi mereka kecuali bermalam di pantai itu.
Liburan yang awalnya tampak sempurna, berubah menjadi mimpi buruk. Pantai yang tampak indah di siang hari ternyata menyimpan misteri yang mengerikan. Teror berdarahpun mengincar ketika mereka masuk satu vila yang sudah lama tidak terpakai dan menemukan mayat di dalamnya! Kelimanyapun terjebak dalam situasi mencekam ketika satu persatu dari mereka menjadi incaran pembunuh misterius bertopeng wayang putih dan

Lahir dengan nama Kusno, dan karena sering sakit diganti oleh ayahnya dengan nama Soekarno. Besar harapan anak kurus itu menjelma menjadi ksatria layaknya tokoh pewayangan - Adipati Karno. Harapan bapaknya terpenuhi, umur 24 tahun Sukarno berhasil mengguncang podium, berteriak: Kita Harus Merdeka Sekarang!!! Akibatnya, dia harus dipenjara. Dituduh menghasut dan memberontak. Tapi keberanian Sukarno tidak pernah padam. Pledoinya yang sangat terkenal, Indonesia Menggugat, mengantarkannya ke pembuangan di Ende, lalu ke Bengkulu.
Di Bengkulu, Sukarno istirahat sejenak dari politik. Hatinya tertambat pada gadis muda bernama Fatmawati. Padahal Sukarno masih menjadi suami Inggit Garnasih, perempuan yang lebih tua 12 tahun dan selalu menjadi perisai baginya ketika di penjara maupun dalam pengasingan. Kini, Inggit harus rela melihat sang suami jatuh cinta. Di tengah kemelut rumah tangganya, Jepang datang mengobarkan perang Asia Timur Raya. Berahi politik Soekarno kembali bergelora.
Hatta dan Sjahrir, rival politik Sukarno, mengingatkan bahwa Jepang tidak kalah bengisnya dibanding Belanda. Tapi Sukarno punya keyakinan,

Pagi itu seperti pagi hari biasanya. Matahari terbit di timur menyinari pulau ini. Papua, pulau paling timur dari Indonesia, dimana cahaya matahari selalu meneranginya terlebih dahulu. Namun, tidak bagi Mazmur, Thomas dan teman-temannya. Pagi itu mereka masih menunggu kedatangan cahaya itu, cahaya yang akan menerangi mereka dari gelapnya kebodohan, tapi seperti hari-hari yang telah berlalu cahaya itu tak kunjung datang... GURU!
Mazmur setiap hari selalu menunggu kedatangan guru pengganti di sebuah lapangan terbang tua, satu-satunya penghubung kampung itu dari kehidupan diluar sana, kampung mereka berada di daerah pegunungan tengah Papua, daerah yang cukup sulit untuk dijangkau. Pagi itu ia memandang penuh harap kelangit, semoga hari itu ada pesawat yang datang dan membawa guru pengganti karena sudah 6 bulan tak ada guru yang mengajar, setelah Mazmur melempar pandangannya kepada Bapak Yakob, seorang pria berumur yang masih menjaga tradisi, dan dari Bapak Yakob, Mazmur tahu guru tidak juga datang. Diapun berlari kesekolah dan memberi kabar kepada teman-temannya, Thomas,

Formula basi namun tetap bisa menjadi jualan di perfilman Indonesia khususnya genre drama romantis ini entah mengapa tidak selalu bekerja dengan baik. Kata Hati misalnya, dengan kombinasi yang sebenarnya biasa dan klise harusnya eksekusi filmnya bisa lebih baik. Kata Hati jelas membosankan dan draggy, untung saja karakter Irvan yang dimainkan oleh Andi Peppo berhasil menyelamatkan saya dari kebosanan luar biasa.
Apa yang diharapkan dari film ini kecuali hanya menggunakan kata-kata anak muda jaman sekarang yang… yah begitulah. Satu karakter yang mungkin bisa merusak film ini adalah peran yang dimainkan Dina Anjani, adik Fila yang amat sangat annoying dengan logat yang tidak konsisten. Ya, Inkonsistensi dialek juga sangat terasa di sini selain editing film yang juga tak sepenuhnya menarik. Daya tarik Jogja mungkin salah satu jualan film ini tapi hanya sekedar background yang diharapkan memperindah cerita

Kisah tentang penjajahan Jepang Tahun 1942 yg melarang pengibaran bendera merah putih, melarang lagu Indonesia Raya dan memaksa rakyat Indonesia untuk melakukan Sekerei. Tokoh besar agamis saat itu "KH Hasyim Asyari" menolak melakukan Sekerei karena tindakan itu menyimpang dari aqidah agama Islam. Sebagai umat Islam hanya boleh menyembah kepada Allah SWT. Karena tindakan berani itu, KH Hasyim Asyari ditangkap Jepang.

Salah satu santri KH Hasyim Asyari "Harun", menghimpun kekuatan santri untuk melakukan demo menuntut kebebasan KH Hasyim Asyari. Tapi cara tersebut malah menambah korban berjatuhan.
Sedangkan salah satu putranya "KH Wahid Hasyim", mencari jalan damai dan berhasil memenangkan diplomasi yang berhasil membebaskan KH Hasyim Asyari.

Sekutu mulai datang setelah Jepang kalah perang. Presiden "Soekarno" meminta KH HAsyim Asyari membantu mempertahankan kemerdekaan. Permintaan tersebut dijawab

Biru (Kanya), Amanda (Baby Natalie), dan Tomtim (Jeje Soekarno) tiga sahabat dari kecil yang sama-sama duduk di kelas 1 SMP dan tinggal berdekatan dalam satu kompleks perumahan. Biru adalah anak tunggal dari Daniel, yang berprofesi sebagai pilot. Sang Mama meninggal ketika Biru berusia 7 tahun. Biru tumbuh dengan Ayah yang jarang di rumah dan tanpa Ibu. Menjadi anak yang mandiri, aktif, cantik, agak tomboy, pintar, namun agak emosional.
Jadwal terbang yang padat menyebabkan hubungan dan komunikasi antara Daniel dan Biru menjadi tidak mulus, ditambah lagi Daniel agak clueless mengenai cara menghadapi anaknya yang beranjak remaja. Sementara Amanda, adalah anak pertama dari pasangan Henry dan Julie,

Red Alert 2 adalah game perang dan strategi yang udah berumur puluhan tahun umurnya, sejak ane SMP game ini udah ada. Sebenrnya game ini dulu bisa di pake online, tapi setelah red alert 3 keluar online nya sudah tidak di suport lagi oleh EA Games. Game ini sengaja saya angakat lagi karena menurut saya game ini lebih bagus dan seru dari pada RA3, Yuri Revenger atau game2 online lain nya.

Pada postingan saya malam ini sedikit mo berbagi sedikit tips agar game RA2 ini bisa di main kan secara online secara gratis, selain itu kita juga memain kan bersama teman yang terhubung LAN dengan PC kita.

sebelum download pastikan spesifikasi komputer kita bisa memenuhi syarat, untuk game nya sih tergolong ringan, P4 RAM 1GB saya rasa udah bisa buat maen game ini, tp jika online yang terpenting adalah koneksi, teman2 saya yang menggunakan koneksi 512kbps masih sering lag. Nah kalo begini mending pikir 2 kali percuma kita tak akan di terima di sebuah turnament jika koneksi kita lelet, kita akan di kick dari turnamnet jika koneksi kita banyak RTO nya.

RAMA (Iko Uwais) adalah seorang polisi baru yang meninggalkan ISA, istrinya yang tengah hamil tua untuk melakukan tugas berbahaya. Setelah berhasil mempertahankan dirinya dari 30 lantai apartemen milik raja gembong narkotik TAMA, RAMA direkrut oleh BUNAWAR, kepala polisi yang dikenal jujur dan mempunyai reputasi yang bersih, sebagai polisi yang menyamar. 
Di dalam penjara tersebut RAMA bertemu dengan UCO, anak laki‐laki BANGUN, seorang bos gangster yang sangat terpandang. UCO memiliki mimpi dan ambisi yang terlalu besar untuk dirinya. Awalnya UCO berniat untuk memusnahkan RAMA, namun keadaan berubah ketika RAMA menyelamatkan nyawanya dari serangan orang‐orang terpercayanya. 
Lima tahun kemudian, usai sudah hukuman penjara RAMA. Di bawah BANGUN, UCO, dan EKA, ANAK buah BANGUN yang setia, RAMA ditarik dan bekerja di dalam dunia mereka dan dihadiahi kehidupan mewah. Sebuah kehidupan yang berbeda ketika ISA masih bersamanya dan masih RAMA impikan.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by i-bob. Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget