Wednesday, November 10, 2010

Kalimat Feni Rose yang Menjadi Kontroversi



VOMANET - Fenny Rose mengaku, saat membawakan Silet itu tidak ada niatnya untuk mencederai, melukai hati, menyinggung perasaan, bahkan meresahkan warga. Dia murni mengikuti naskah yang disiapkan tim Silet. “Dalam tayangan Silet pada 7 November lalu, saya tidak pernah membacakan naskah, apalagi membuat pernyataan “Yogyakarta adalah kota malapetaka,” papar dia.

“Atas segala ekses yang terjadi akibat pesan berantai tentang saya, dengan isi pesan yang kurang tepat, yang telah mencederai dan melukai perasaan warga Yogyakarta dan sekitarnya, saya meminta maaf,” kata Fenny terkait Kontroversi Tayangan Silet RCTI, Edisi Minggu 7 November 2010 Tentang Letusan Merapi dan Ramalan Bencana di Yogyakarta ini.

Beginilah narasi yang dibacakan Feni Rose dengan suara khasnya tanggal 7 November 2010 itu.

“Puncak letusan Merapi kabarnya akan terjadi hari ini (Minggu) hingga esok hari pada bulan baru yang jatuh pada tanggal 8 November. Ahli LAPAN selalu mencatat hampir semua letusan dan guncangan gempa muncul pada bulan baru. Lantas apa yang akan terjadi dengan Yogyakarta? Mungkinkah Yogyakarta, kota budaya yang elok akan tergolek lemah tak berdaya? Benarkah Jogja yang dalam banyak lagu digambarkan begitu indah akan berubah menjadi penuh malapetaka?” Padahal, jika ada naskah yang dianggap sensitif, Fenny selalu memberikan saran dan masukkan ke tim Silet.



0 komentar :

Post a Comment

please comment if this article useful, criticism and suggestions that are built will we received. thanks

 

Download Centre . Copyright 2008 All Rights Reserved vomanet Trick by Tricksip Template Blog edited by Vomanet dot com