Sunday, October 10, 2010

TNI Terlibat Tawuran dI Dolly



Polisi terus melakukan penyelidikan kasus tawuran yang melibatkan sekelompok pemuda dengan warga di lokalisasi Dolly. Dari sekelompok pemuda itu, diduga ada seorang oknum TNI yang terlibat tawuran.

"Kita masih terus melakukan penyelidikan," ujar Kapolsek Sawahan, AKP Aris Yuda Legawa, saat dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu (9/10/2010).

Aris mengatakan, hingga saat ini, pihaknya sudah memintai keterangan dua orang saksi yang saat kejadian berada di tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan itu, pihaknya masih belum menetapkan siapa tersangka dalam tawuran tersebut.

Ketika ditanya lebih lanjut tentang dugaan keterlibatan oknum anggota TNI, Aris mengatakan diduga ada seorang oknum TNI yang terlibat.

"Sementara ini, diduga ada seorang oknum anggota TNI. Untuk penyelidikan lebih lanjut, kita berkoordinasi dengan teman-teman di Denpom," tuturnya.

Sementara itu, hingga saat ini polisi juga belum memintai keterangan Hendrikus Hudak (30) pemuda asal Ambon yang bagian dari sekelompok pemuda melakukan penyerangan terhadap penjaga Wisma Madona lokalisasi Dolly. Alasannya, Hendrikus masih menjalani perawatan di IRD Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetomo.

"Belum, karena dia masih dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Sebelumnya, sekitar pukul 05.00 WIB, Jumat (8/10/2010), terjadi tawuran antara pengunjung dengan warga lokalisasi Dolly. tawuran tersebut dipicu oleh hilangnya handphone milik pengunjung lokalisasi Dolly. Akibat tawuran itu, seorang dari sekelompok pemuda yang melakukan penyerangan, Hendrikus mengalami luka gegar otak.


 

Download Centre . Copyright 2008 All Rights Reserved vomanet Trick by Tricksip Template Blog edited by Vomanet dot com